Ikan letak kebahagiaannya di air, jika ikan yang di aquarium terkesan oleh pemandangan empuknya sofa, indahnya vas-vas bunga yang dipasang diluar aquarium hingga ikan mencoba melompat keluar dari aquarium, maka ikan akan tersiksa dan sengsara diluar air, dan bahkan akan binasa. Beda halnya jika ikan tersebut masih berada dalam air, maka ikan itu akan bisa menikmati keindahan pemandangan luar tanpa harus terlepas dari air hinggga tersiksa dan binasa.
Burung-burung letak kebahagaan ada di udara dan terbang di alam bebas, meskipun burung ada disangkar emas, namun bukan disitu letak kebahagiaannya.
Cacing tanah letak kebahagiaannya di dalam tanah/lumpur, jika cacing mencoba mencari kebahagiaan di tempat yang bersih dan kering, niscaya ia akan tersiksa bahkan binasa.
Manusia letak kebahagiaanya adalah berada dalam agama, sejauh mana amal-amal ketaatan kepada ajaran agama tetap hadir dalam kehidupannya sejauh itu pula manusia akan bahagia. Seorang petani, seorang pedagang, seorang pegawai, ataupun seorang pemimpin akan merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya jika nilai-nilai agama masih ada dalam kehidupannya, namun sebaliknya jika ia terlena oleh keindahan dunia hingga meninggalkan nilai-nila agamanya maka mereka disadari ataupun tidak akan tersiksa hati dan jiwanya , sehingga lambat laun akan membawanya kedalam kesengsaraan.
Sejauh mana kita taat kepada Allah dan Rasul-Nya sejauh itu pula kita akan benar-benar bahagia.
Betul mas nurdan, kebahagiaan sejati akan hadir dalam hati ketika setiap apa yang kita kerjakan sesuai dan tidak bertentangan dengan ajaran ILLAHI ROBBI..