Allah Subhanahu wa Ta’ala selalu menguji hambanya siapakah
yang paling dicintai
Cara menguji yang telah Allah ajarkan adalah menandingkan
dua atau lebih sesuatu apa-apa yang dicintai kemudian mana yang paling dicintailah
yang akan dimenangkan. Pakai ancaman lagi.
Pernahkan kita test kecintaan kita kepada dunia lebih besar mana ketimbang kecintaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala?
Bukan Allah yang memerlukan bukti, tapi kita yang perlu buat bukti untuk selamat disisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Ternyata diri-diri kita banyak yang lemah ya?
cinta kamu lemah tidak?
atau sudah kuat?
Apa..?
sudah?
sudah apa?
apa..?
sudah pandai??
maksudnya apa?
oo.. maksudnya sudah sering ta’lim ya?
sudah sering nulis yang bagus-bagus ya?
kalau sudah pandai dan sering ta’lim sudah cinta kepada Allah ya?
sudah duduk duduk ketemu guru jumpa ustadz sudah cinta kepada Allah ya?
terus kecintaan apa yang dibandingkan?
Ternyata diri-diri kita banyak yang lemah ya?
cinta kamu lemah tidak?
0 Responses to “Latihan mengikis syirik-syirik”
Leave a Reply
You must login to post a comment.