Archive for December, 2005

24
Dec

Ujian dan Saingan

Dalam hidup sehari-hari kita selalu dipertemukan dengan kondisi dimana kita mendapat ujian dan kondisi dimana kita bersaing.  Sejak kita kita manusia masih berbentuk sperma yang ratusan juta jumlahnya, dari situ kita telah menjalani suatu tahap ujian sekaligus persaingan, dimana dari beratus juta sperma pada akhirnya hanya ada satu sperma yang bakal mampu menembus sel telur dan menjadi zigot yang merupakan cikal bakal kita semua.
Maka sebagai insan yang mengaku sadar, sudah selayaknya untuk kita tidak merasa heran lagi seandainya di dalam kehidupan sehari-hari kita temui adanya bermacam-macam ujian, dan saingan. Karena memang fitroh manusia diciptakan untuk mendapat ujian sekaligus dituntut untuk mampu bersaing antar satu dengan yang lain. Tentunya bersaing dalam hal ini adalah bermakna "berlomba-lomba dalam megerjakan amal kebajikan".

Kata ‘Ujian’ banyak kita artikan mendapatkan sesuatu masalah/soal/kejadian yang menimpa kita yang harus kita hadapi dengan sikap kita. Sebenerya apa sih beda antara masalah dan soal ?
Menurut saya yang namanya masalah itu musti dihadapi dengan sikap, sedangkan soal musti dihadapi dengan jawaban.
Emang definisi masalah itu apa sih? hayoo siapa yang tahu…?

pikir dulu… jangan asal lihat jawaban… setelah mikir ntar kita cocokan dengan jawaban saya.

oke deh yang males mikir namanya pemalas …

Definisi Masalah yang pertama kali saya ketahui yaitu dari guru saya ketika SMP , Namanya Pak Sugeng.  Pak Sugeng bilang "masalah adalah ketidak samaan antara harapan dan kenyataan."
Jawaban yang sederhana namun sempat mematahkan berbagai macam jenis jawaban temen2 SMP  dulu ketika ditanya soal definisi "Masalah".
Terus soal itu apa sih..?
kalau tentang soal saya juga tidak tahu jadi jawaban saya agak ngawur menurut pikiran sendiri:
Soal itu sesuatu yang belum jelas atau sesuatu yang dibuat tidak jelas, yang  musti di pecahkan… :D

kalau begitu kaca jendela bekas yang kotor dan mengganggu bisa disebut soal dong..?  ;D
Saya yakin teman2 semua punya pendapat yang beda-beda mengenai masalah dan soal yang menjadi inti dari sebuah ujian. Setiap ujian ada yang lulus dan tidak lulus. Begitu pula yang terjadi dikehidupan kita manusia sehari hari.

Kata ‘Saingan’ sering kali diartikan negatif bagi kebanyakan orang. banyak orang yang masih menganggap kata saingan sama dengan kata ‘Rival’. Padahal jelas-jelas sangat berbeda maknanya. Bersaing yang merupakan salah satu fitroh manusia seharusnya merupakan anugerah bagi siapa saja manusia yang diberi akal dan pikiran untuk dapat selalu meningkatkan kualitas dirinya (sebagai sparing partner). Namun karena telinga kita lebih sering mencerna mentah-mentah kata ‘Saingan’ sehingga seolah-olah menjadi kata ‘Rival’ yang berarti musuh maka tiap kali kita mendapat teman bersaing, terkadang yang ada di otak hanya ada rasa saling menjatuhkan. Padahal kalau kita jeli melihat saingan itu bukan sebagai musuh melainkan sarana/media untuk lebih menigkatkan diri kita dari hari kehari. (Kalau Aagym bilang "Apa bangganya kita yang udah gede bisa menang balap karung tapi lawan-lawannya anak-anak TK" :D) Kan sudah jelas bahwa kita dituntut untuk menjadi lebih baik dari hari kehari.

Sudah panjang lebar mari dibuat kesimpulan sendiri-sendiri. saya yakin ini sudah cukup erat.

11
Dec

Kunjungan di kantor ACC UII

Kemarin pas daftar Lowongan pekerjaan di LG innotek, kebetulan yang mengadakan perekrutan adalah tim ACC(Alumni Career Center) UII(Universitas Islam Indosesia) DIY.  Saya sempat ngobrol2 dengan mbak2 dan mas yang ada disitu, orang2nya ramah alias user friendly:P. Kemudian ketika saya bertanya mengenai internet ternyata disamping kantor ACC ada warnet khusus mahasiswa UII, saya coba masuk dan ngobrol dengan mas2 yang nunggu warnet, karena sebelumnya saya nggak tahu kalau warnet tsb khusus anak UII, saya langsung aja ngeluarin KTM UGM saya yang masih berlaku, eh lha ternyata saya malah nggak boleh.. ;) jadi malu. Yaudah saya bilang aja "ok mas kalau gitu saya lihat2 saja ya..?" , trus masnya bilang "Wah mas soalnya ini warnet khusus anak UII.."  , saya jawab "Iya saya mau lihat-lihat aja, nggak akan make tuh kompi.., lihat2 aja masak ngak boleh.."  akhirnya saya diperbolehkan lihat-lihat warnetnya UII :)  didalam saya sempat ambil gambar alias foto dengan backgroud anak2 UII yang lagi ngenet.  Selang berapa lama saya keluar, pas saya keluar saya ditanya sama mas yang jaga warnet, "loh mas kemari sebenarnya ada urusan apa sih?.."  saya jawab " oh.. itu mas lihat pengumuman daftar mahasiswa yang lolos administrasi lowongan LG  dst.." dilihat dari wajahnya sih sepertinya mas yang jaga warnet agak kurang suka. Yaudah saya bilang terimakasih terus keluar kembali ke kantor ACC dan ngobrol2 sebentar dengan mbak dan mas di ACC plus kebetulan disana ada tiga jenis koran harian yaitu KOMPAS, Kedaulatan Rakyat, dan Jawa POS. Mungkin itu yang bikin aku agak lama di situ :D  Yang lebih menggelikan lagi pass aku mau pulang , ada petugas SATPAM Kampus UII mendatangiku, dia tanya aku mahasiswa UII atau bukan, kesini mau apa, tadi dapat laporan bahwasanya saya mengambil foto di warnet UII… :D  wau… saya jelaskan sedetail mungkin, terus.. ok deh saya pulang.

Habis keluar dari UII ternyata di JAKAL KM 14 kira-kira setengah kilometer dari Kampus UII ada warnet umum. Nama warnetnya aduh lupa.., iseng2 cobain tuh warnet.. eh ternyata ada fasilitas webcam , cobain ber YM ria dengan sahabatku mas Aris yang jadi PNS di Solo.  dia ternyata buat mailinglist organisasi kami waktu dulu masih aktif di JTE UGM.  ternyata liat wajah sendiri di YM jadi seperti anak autis:P (na’udzubillah)..   juga meski sebentar sempet ngobrol juga sama temen2 yang lain.

Kesimpulan  : 

  1. Tuk kampus UII, harusnya mas yang jaga warnet bisa lebih ramah pada setiap pengunjung, cuma beda almamater jangan dijadikan penghalang untuk kita saling jalin silaturakhim..  semoga bukan karena itu…  maafkan saya..
  2. Mbak dan mas di ACC UII baik deh… :D
  3. Warnet pinggir jalan JL Kaliurang KM 14 oke tuh…  (ciri2nya warnet itu deket loundry yang ada gambar Pinguin dispandux toko loundrynya :-))
  4. Simpulkan saja sendiri… 
08
Dec

Berniaga, Berteman, dan mencari Ilmu

Berbisnis, (berniaga dan bekerja)
Ketika seseorang mencoba menapaki dunia perniagaan, mulai berbisnis kecil-kecilan, ketika seseorang sudah mau mengorbankan sebagian waktu dan pikirannya dalam perniagaan. Muliakah pekerjaan itu..?

FROM MQ FM :
Rasulullah SAW bersabda :
"Seseorang yang membawa tambang untuk mencari kayu bakar, kemudian dijual dan uangnya digunakan untuk kebutuhan dan nafkah dirinya, maka itu lebih baik dari seseorang yang meminta-minta kepada orang-orang yang kadang diberi dan kadang ditolak" ( Muttafaqun ‘Alaih )

SMS tauziah :

  • Rasulullah SAW bersabda : "Dua nikmat yang banyak orang tertipu didalamnya, kesehatan dan waktu kosong." (HR Bukhari no 6412)
  • Rasulullah SAW bersabda :  "Seseorang itu tergantung bagaimana agama temannya(sahabatnya). Karena itu hendaklah  seseorang di antara kalian  memperhatikan dengan siapa dia berteman." (HR Abu Dawud & Tirmizi, dihasankan oleh  Imam Al Albani)
  • Rasulullah SAW bersabda : "Siapa yang menempuh jalan dalam rangka menuntut ilmu, maka allah akan memudahkan baginya dengan itu jalan menuju syurga." (Shahih al Jaami’ no.6173)
  • Allah SWT. berfirman : "Dan tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan ketaqwaan, dan janganlah kamu tolong menolong dalam dosa dan permusuhan…" (QS Surat Al Maidah: 2)
  • Imam Ahmad bin hambal ketika ditanya, sampai kapan anda menuntut ilmu? Beliau menjawab "Sampai masukliang kubur." (Syaraf Ash-haabil Hadist halaman 68)
  • Imam Ibnul al Jauzi : "sesungguhnya menambah ilmu yang bermanfaat merupakan penyebab utama dalam menolak tipu daya syetan…" (Madaarijus Saalikiin  1/220)
  • Abdurrahman as Sa’di : "Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang membersihkan hati dan jiwa, yang mengantarkan pada kebahagiaan dunia dan akhirat." (Pewaris nabi 12)

Semoga bermanfaat bagi kita semua, terutama bagi diri saya sendiri.
Astaghfirullahal ‘adzim..  Semoga Allah menghindarkan kita dari tipu daya setan yang terkutuk. amin.